Monday, 31 August 2020 / Published in Semua Artikel
Point Penting Ekonomi Syariah

Ahsanaproperty.com – Ditulis di Wikipedia Ensiklopedia Bebas, Sistem ekonomi syariah sangat berbeda dengan ekonomi konvensional kapitalis, sosialis maupun komunis. Ekonomi syariah bukan pula berada di tengah-tengah ketiga sistem ekonomi itu. Sangat bertolak belakang dengan kapitalis yang lebih bersifat individual, sosialis yang memberikan hampir semua tanggung jawab kepada warganya serta komunis yang ekstrem. (Wikipedia Ekonomi Syariah).

Krisis ekonomi yang sering terjadi ditengarai adalah ulah sistem ekonomi konvensional, yang mengedepankan sistem bunga sebagai instrumen profitnya. Hal ini menimbulkan ketidakpercayaan Masyarakat terhadap konsep ekonomi konvensional, sebaliknya memberikan dampak baik untuk masa depan Ekonomi Syariah, berupa beralihnya kegandrungan masyarakat kepada konsep Ekonomi Syariah. [Baca juga : Sistem Transaksi Syariah]

Lalu, seperti apa konsep Ekonomi Islam? Berikut adalah Point-point Penting Ekonomi Syariah :

Mekanisme Ekonomi Syariah

Ketika Islam mensyariatkan hukum-hukum perekonomian bagi manusia, maka itu ditujukan untuk individu. Pada saat yang sama, Islam menjamin hak hidup dan mewujudkan kemakmuran. Islam menetapkan hal itu direalisasikan di dalam masyarakat tertentu yang memiliki cara hidup yang khas. Oleh karena itu, syariah memberikan hukum-hukum yang menjadi mekanisme yang menjamin terwujudnya pemuasan seluruh kebutuhan pokok secara menyeluruh bagi setiap individu rakyat. Mekanisme itu sebagai berikut:

  • Islam mewajibkan laki-laki yang mampu untuk bekerja guna memenuhi kebutuhan pokok bagi dirinya dan orang yang wajib dia nafkahi (QS 67: 15).
  • Islam mewajibkan para ayah untuk menanggung nafkah. Jika ayah tidak mampu maka kewajiban beralih kepada ahli warisnya (QS 2: 233).
  • Jika tidak ada orang yang wajib menanggung nafkah mereka, Islam mewajibkannya atas Baitul Mal. Dengan mekanisme ini, Islam telah memberikan jaminan pemenuhan kebutuhan pokok—yaitu kebutuhan pangan, papan dan sandang—bagi setiap individu, perindividu.

Budaya Ta’awun (Bekerjasma)

Disamping mekanisme di atas, Islam telah mendorong umat untuk bekerjasama di antara mereka. Rasulullah saw. telah bersabda:

أَيُّمَا أَهْلُ عَرْصَةٍ أَصْبَحَ فِيْهِمْ اِمْرُؤٌ جَائِعٌ فَقَدْ بَرِئَتْ مِنْهُمْ ذِمَّةُ اللهِ وَرَسُوْلِهِ

“Siapapun penduduk negeri yang bangun pagi, sementara di tengah-tengah mereka terdapat orang yang kelaparan, maka jaminan Allah dan Rasul-Nya telah terlepas dari mereka.”

Kemudian Islam mendorong individu itu bekerja dan menikmati kekayaan yang dia peroleh (QS 5: 88; 67: 15). Hal itu untuk merealisasikan kemajuan ekonomi di negeri tersebut, untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan pokok bagi tiap-tiap individu, serta memberi peluang individu itu untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan pelengkapnya.

Untuk itu, Islam tidak memperumit cara yang digunakan manusia untuk mendapatkan harta itu. Islam menetapkannya dengan sangat sederhana, yakni dengan membatasi sebab-sebab kepemilikan dan membatasi akad-akad dalam pertukaran kepemilikan. Islam membiarkan manusia untuk berkreasi dalam hal cara dan sarana yang digunakan untuk memperoleh harta; Islam tidak ikut campur dalam teknik produksi harta.

Ekonomi Islam Mewajibkan Peran Negara

Negara mendorong dan mengkondisikan agar setiap laki-laki yang mempunyai kemampuan untuk berusaha dan bekerja meraih rezeki alias bisa memasuki mekanisme pasar. Negara menerapkan syariah Islam untuk mengatur seluruh interaksi di tengah-tengah masyarakat serta menjamin perwujudan nilai-nilai keutamaan dan keluhuran dalam setiap interaksi, termasuk di dalamnya interaksi ekonomi.

Dalam Politik Ekonomi Islam negara menjamin terpenuhinya seluruh kebutuhan pokok dan dasar rakyat, serta kesempatan terpenuhinya kebutuhan sekunder seluruh rakyat, orang per orang (tanpa memandang ras, suku dan agama) secara menyeluruh. Kebutuhan dasar rakyat itu meliputi kebutuhan pokok berupa sandang, papan dan pangan, serta kebutuhan dasar rakyat secara umum, yaitu pendidikan, kesehatan dan keamanan.

Strategi Pemenuhan Kebutuhan

Jaminan pemenuhan kebutuhan pokok berupa sandang, pangan dan papan, diberikan oleh negara dengan mekanisme tidak langsung. Sesuai ketentuan syariah Islam dalam hal ini, negara akan menempuh tiga strategi kebijakan:

  • Pertama: Islam menetapkan tanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan pokok individu berupa sandang, papan dan pangan kepada individu dengan cara mewajibkan setiap pria yang baligh, berakal dan mampu, untuk bekerja. Tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga berkewajiban untuk memenuhi kebutuhan orang yang menjadi tanggungannya, seperti anak, istri, ibu, bapak dan saudaranya. Dalam hal ini negara wajib menyediakan lapangan kerja yang halal seluas-luasnya dan menutup lapangan kerja dan transaksi bisnis yang haram serta membangun iklim yang kondusif untuk berkembangnya usaha dan investasi yang halal.
  • Kedua: Jika individu tersebut tidak mampu dan tidak bisa memenuhi kebutuhannya dan orang-orang yang menjadi tanggungannya, maka beban tersebut dibebankan kepada ahli waris dan kerabat dekatnya.
  • Ketiga: Jika dengan strategi kedua kebutuhan pokok itu belum juga terpenuhi, beban tersebut beralih ke negara. Negara wajib menanggung pemenuhan kebutuhan pokok orang tersebut menggunakan harta yang ada di kas Baitul Mal, termasuk harta zakat.

Sedangkan untuk jaminan pemenuhan kebutuhan dasar rakyat secara umum berupa pendidikan, kesehatan dan keamanan, maka negara memenuhinya secara langsung.

Kebutuhan sekunder menjadi tanggung jawab individu sesuai dengan kemampuan ekonomi masing-masing.[]

Point Penting Ekonomi Syariah dirangkum dari berbagai sumber oleh : Aviq Loviyan 

Tuesday, 25 August 2020 / Published in Fiqh Muamalah, Tanya Jawab
Leasing Hal Haram Yang Sering Dilakukan

Haramnya Kredit Leasing 

Ustadz Dwi Condro Triono

Ustadz H. Dwi Condro Triono, Ph.D

Dalam sebuah forum Islamic Business Coaching (IBC), saya pernah digugat oleh seorang peserta: “Jika multiakad itu hukumnya BATAL, apa itu tidak mengguncang DUNIA PERSILATAN?”. Terus terang, saya kaget. Apa maksudnya? (more…)

Tuesday, 25 August 2020 / Published in Fiqh Muamalah, Keluarga Islami, Semua Artikel
Hukum Nafkah Istri

Hukum Syara Seputar Nafkah 

Ustadz Shiddiq Al Jawi

Beberapa catatan tentang materi ini:

Suami/ayah wajib memberi nafkah kepada istri/anak2nya.

Nafkah yang dimaksud adalah makanan, pakaian, dan rumah serta ikutannya.

Ketika suami wajib memenuhi kebutuhan pakaian untuk istrinya, maka kebutuhan ikutannya seperti mesin cuci, setrika, dan lemari baju menjadi kewajiban suami untuk memenuhinya.

Besaran nafkah yang wajib diberikan suami kepada istri adalah sesuai dengan taraf kehidupan suami. (more…)

Tuesday, 25 August 2020 / Published in Fiqh Muamalah, Semua Artikel, Tanya Jawab
HUKUM MEMBATALKAN JUAL BELI

Hukum Membatalkan Jual Beli (Al Iqolah) 

Tanya : 

Ustadz, mau tanya. Kalo saya beli barang. Sudah deal. Tinggal transfer dan barang dikirim. Itu siang hari. Ternyata pada malam hari, barang yang saya mau beli tersebut, ketemu. Sudah ada di rumah saya. Kalo beli lagi kan double2 jadinya. Mubazir. Nah apa hukumnya ya kalo saya batalkan pembelian tsb? Dosa ndak saya ya Ustadz? (Malayati Hasan, Bandung)

Jawab : (more…)

Saturday, 22 August 2020 / Published in Hikmah Pelajaran, Semua Artikel
Hijrah ke Madinah

Makna Hijrah Ke Madinah Dan Upaya Iblis Menggagalkan Hijrah

Oleh: KH Hafidz Abdurrahman (Khadim Ma’had Syaraful Haramain Bogor)

Peristiwa hijrah Nabi saw. dan para sahabat dari Makkah ke Madinah bukan peristiwa biasa. Tetapi peristiwa ini merupakan peristiwa sejarah yang maha penting. Begitu pentingnya peristiwa ini, ‘Umar bin al-Khatthab, saat menjadi kepala negara Islam ketiga, menggantikan Nabi saw, setelah Abu Bakar mangkat, telah menetapkan momentum hijrah sebagai tahun baru dalam Islam. ‘Umar tidak memulainya sejak diutusnya Nabi di Makkah, tetapi sejak Nabi saw. menjadi kepala negara Islam di Madinah. (more…)

Thursday, 13 August 2020 / Published in Hikmah Pelajaran, Semua Artikel
Sheila On 7 Rumah Kita

Apa yang bikin Sheila On 7 Ngetop? 

[ Belajar Added Value ]

Caci maki saja diriku…bila itu bisa membuatmu, kembali bersinar dan berpijar seperti dulu kala…..

Bagi generasi yang menikmati musik tahun 2000-an, Sheila On 7 (SO7) adalah ikon anak-anak ndeso yang mendadak ngetop dengan lagu cinta lalu jadi trend setter musik ibukota. (more…)

Thursday, 13 August 2020 / Published in Hikmah Pelajaran, Semua Artikel
Sedapnya Bebek Sinjay Beneran Anjay

Sedapnya Bebek Sinjay Beneran Ahay | Belajar Brand Awareness 

Siang itu, salah seorang sales kami yang asli Madura syukuran closing, dengan mentraktir seluruh penghuni kantor pemasaran. Alhamdulillah, lumayan penghematan hihihihihi.

Kalo sekedar makan siang di warung sekitar sih, mungkin tidak akan jadi bahan tulisan. Hari itu, dia bela-belain pulang ke Bangkalan, lalu balik ke kantor membawa berkardus kardus bebek Sinjay, untuk dihidangkan ke teman temannya. Wow banget pokokke.

(more…)

Developer Perumahan Syariah Murni
Thursday, 09 July 2020 / Published in Hikmah Pelajaran, Semua Artikel, Tips
Penarik Rezeki Rizqi

4 Perkara Penarik Rizqi. Inilah Umpannya!

Bismillah… Ya Allah di hari ini mudahkanlah sobat OMAH (Oh My Ahsana) menjemput rizqinya. Lindungi keluarganya. Berikanlah kemanfaatan dalam hidupnya. Serta menjadi insan yang mulia. Sebagai bekal menjalani hari ini. 4 perkara hebat ini pasti bermanfaat. (more…)

Monday, 29 June 2020 / Published in Semua Artikel, Tips
Menghindari Riba

Inilah Tips Menghindari Riba di Zaman Now

Riba ada di mana-mana. Seolah tak ada celah itu bebas dari riba. Anda tentu sepakat bahwa saat ini banyak pula yang tersadar dari bahaya riba. Bisa jadi karena kapok bertransaksi dengan lembaga Ribawi atau sudah tahu ilmunya sebab dosa besar pelaku riba.

Nah, kini Anda tak perlu ragu. Ada tips jitu. Semoga membantu (more…)

Beranda » Blog
TOP
CHAT WhatsApp
1
Assalamu'alaikum...
d'Ahsana Property Syariah

Ada yang bisa dibantu atau dikonsultasikan?